Polisikan Satria Madisa, Gubernur NTB Dinilai Anti Kritik

0 641

 

KOTA BIMA , ntb.tintarakyat.com – Gubernur NTB, Dr. Zulkifliemansyah tengah menjadi sorotan dan dinilai menjadi pejabat yang anti kritik. Hal itu buntut dari dilaporkannya seorang Aktivis atas postingan (FB) meme foto Gubernur NTB dengan tema Dr. Zul ‘The Master Of Alibi’. Dalam postingan akun FB Satria Madisa pada Jum’at, 06, Agustus 2021.

Aktivis HAM Muhammad Fiqriawansyah, mengatakan sebagai seorang pemimpin sosok Gubernur NTB harus dapat menjadi panutan dan mampu mengayomi masyarakat. Terlebih, jabatan tersebut dipilih rakyat, sudah sahusnya dapat menerima masukan, keluhan, dan kritikan dari rakyat kata Fiqri melalui Media TintaRakyat.com pada Senin, 09, Agustus 2021.

“Saya tentu sangat menyayangkan sosok Gubernur NTB yang sampai melaporkan seorang aktivis Satria Madisa ke polisi hanya karena merasa tidak terima atas postingan meme tersebut”

Lanjut Fiqri, Gubernur NTB terlalu emosi, baper dan tidak paham Bernegara dalam menanggapi kritikan dari Aktivis. Padalah kritik tersebut sebenarnya bersifat konstruktif dan dapat dijadikan perbaikan dalam setiap program pemerintahan yang dijalaninya.

“Kalau seperti ini kan namanya anti kritik. Padahal jabatan Gubernur NTB itu pada hakekatnya adalah pelayan rakyat,” katanya.

Fiqri, mengatakan terlepas dari Haknya sebagai Warga Negara, pada dasarnya seorang pemimpin harus dapat menciptakan iklim politik yang sejuk sehingga dapat menjadi contoh bagi generasi penerus.

“Jangan sampai kembali seperti pada masa orde baru dimana konsolidasi aktivis akan berbaris melawan kezoliman ini,” ungkap Fiqri.

Fiqri juga mengatakan tindakan yang dilakukan Gubernur NTB Dr. Zulkifliemansyah tentu bertentangan dengan semangat demokrasi, dan nawa cita dari Presiden RI, Joko Widodo.

Hal ini sungguh sangat disayangkan, apalagi jika dipandang dari kapasitasnya sebagai seorang pemimpin yang sharusnya dapat bertindak lebih menentramkan.

Untuk itu, Saya akan turut mengawal agar masalah ini jangan sampai dijadikan sarana politik untuk seolah-olah membungkam Masyarakat juga Aktivis hingga tidak dapat memberikan kritik kepada Kelalaian Pemprov NTB khususnya Gubernur.

Menurutnya, banyak cara-cara lain yang lebih baik dapat dilakukan hingga masalah ini seharusnya tidak mesti ke ranah hukum apalagi sampai memenjarakan Satria Madisa, jika hal tersebut benar terjadi maka saya bersama kawan-kawan Aktivis HAM segera melawan Gubernur NTB karena telah membungkam, mengkriminalisasi dan mengintimidasi Aktivis, Tutupnya. (RED)

Slide ADS

iklan NTB
iklan NTB
iklan NTB
iklan NTB
iklan NTB iklan NTB iklan NTB iklan NTB

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!